Cover Buku
Anda harus login untuk dapat mengunduh buku ini

Pengarang: Josephine Winda

Penerbit: Elex Media Komputindo

ISBN: 978-602-02-5139-4

Ukuran File: 173 KB

Total Diunduh: 6 kali

Apa yang akan kita dapatkan dari sepotong croissant? Sebuah paduan rasa yang khas dari kulit pastry yang renyah dengan lapisan yang lembut di dalamnya, aroma butter yang samar, yang seolah berputar lama dimulut lalu melekatkan rasa gurih nan legit yang lama tertinggal. Demikianlah Josephine Winda mengolah setiap ceritanya. Kemahiran memadu judul–judul yang funky, bahasa yang light, dan pilihan tema tentang hidup yang muda dengan segala romantismenya, menjadikan kumpulan cerita buku ini seolah teman yang akan menemani kita melepas lelah.

Ditemani santainya kepulan asap teh saat senja, sepotong croissant renyah mencecap rasa berlapis seperti kisah kehidupan yang tak kunjung habis Diwakili sepuluh cerita dunia. Semoga tak lekas ucapkan bon voyage—selamat tinggal, hanya pahami c’est la vie—itulah hidup. “Apa yang kamu lakukan dengan laki–laki itu, hah?” Nadhira ketakutan. Ia merasa tak melakukan hal–hal apa pun di luar batas kesusilaan. Bagaimanapun juga ia butuh seseorang. Semua orang begitu tak acuh dan menutup mata atas penderitaanya. Ayah menganggap ia tengah menjalani kehidupan seorang istri yang berbahagia. Semua kakaknya sibuk dengan rumah tangga mereka masing–masing. Tiba–tiba saja Nadhira seakan melihat bayangan Mariam di langit. Melambaikan tangan sekali lagi kepadanya. Persis seperti pemandangan terakhir yang ia lihat di bandara. Lamunan Nadhira bagaikan awan–awan itu. Putih, melayang, dan tak beraturan. Namun, setiap imajinasi yang muncul seakan memberikan gambaran pahit manis kenangan masa lalunya. Selamat jalan, masa yang penuh kegetiran.

Dalam buku ini, terdapat kata–kata yang membuat kita terinspirasi untuk semangat menjalani kehidupan. Ditambah lagi penggunaan Bahasa yang yang mudah dimengerti dan penempatan setting waktu dan tempat yang sangat detail. Pada buku ini ceritanya dapat membuat pembaca menjadi terhanyut akan kesedihan karena pada setiap kalimatnya mudah dimengerti, sehingga para pembaca dapat menangkap maksud dari buku ini.

Buku ini hampir tidak mempunyai kekurangan, namun setiap karya manusia pasti memiliki kekurangan. Hal itu disebabkan karena penulis dengan cerdas menggambarkan keruntutan alur, deskripsi setting, dan eksplorasi kekuatan karakter. Pengarang seharusnya memperjelas akhir dari cerita supaya lebih dimengerti oleh pembaca. Mari membaca buku ini, dengan membaca buku ini kita dapat mengambil segi positif yang ada di dalam buku.