Cover Buku
Anda harus login untuk dapat mengunduh buku ini

Pengarang: Sony Adams

Penerbit: Psikologi Corner

ISBN: 978-623-7324-00-3

Ukuran File: 272 KB

Total Diunduh: 9 kali

Sherlock after-effect, saya berusaha mencari-cari cara untuk menjadi seorang Sherlock yang ujung-ujungnya bukan karena memang diilhami oleh kemampuan deduktif ala Sherlock, namun saya dan teman saya menjadi sok-sok-an Sherlock. Menjadi Sherlockian memang tidak harus memiliki topi detektif ala-ala yang dikenakan oleh Sherlock Holmes, atau harus hafal semua cerita-cerita Sherlock. Alih-alih demikian, mengerti dan memahami bagaimana Sherlock mendeduksi sesuatu saja, sampai pada tahap itu saja, itu sudah sangat krusial untuk kehidupan kita sehari-hari. Kalau dahulu orang bertahan hidup dengan berburu dan meramu, lalu dilanjutkan dengan bercocok tanam dan mengumpulkan makanan, zaman sekarang rupanya adalah zaman yang menuntut penghuninya untuk terampil mendeduksi segala sesuatu yang muncul agar tercipta awareness, sehingga tidak mudah tertipu atau dimanfaatkan oleh orang lain.

Dengan begitu, Sherlock Holmes, tokoh fiktif ciptaan Sir Arthur Conan Doyle yang digadang-gadang dapat menentukan profesi seseorang hanya dengan mengetahui bentukjari tangannya atau bahkan dapat menentukan kebiasaan seseorang hanya dengan melihat ponselnya, adalah sebuah karakter yang relatable untuk hari ini. Saya misalnya, karena latar belakang saya adalah ilmu kebumian, sehingga suatu ada akumulasi awan mendung di suatu tempat, dengan menimbang arah angin dan aplikasi ponsel yang cukup membantu, saya bisa membuat deduksi bahwa hujan akan segera datang. Begitulah contoh deduksi singkat. Nah, buku ini akan membuat fondasi keinginanmu menjadi Sherlock terkabul, senyata bayangan yang dihasilkan oleh cermin datar.

Menjadi Sherlock adalah sebuah proses untuk menjadi pribadi yang remarkably smart atau genius. Sehingga, hal ini dapat diaplikasikan untuk semua orang. Tidak ada yang salah dengan orang yang ber-IQ pas-pasan untuk mengaplikasikan semua yang ada di dalam buku ini. Justru, malah dengan ini, otakmu akan terpacu lebih banyak untuk beroperasi lebih optimal lagi. Percayalah, semua pasti bisa.